Cara konversi JSON ke TOON
- Tempel JSON atau buka file. Output TOON dan perkiraan token yang dihemat langsung muncul.
- Pilih delimiter: koma (default), tab, atau pipe. Tab sering kali membutuhkan token yang lebih sedikit lagi.
- Salin TOON ke prompt Anda. Untuk membaca jawaban TOON dari model, ubah arah menjadi TOON → JSON.
TOON vs JSON: contoh
Dua pengguna yang sama dalam JSON:
{"users":[{"id":1,"name":"Ada","role":"admin"},{"id":2,"name":"Bob","role":"user"}]}
dan dalam TOON:
users[2]{id,name,role}:1,Ada,admin2,Bob,user
Nama field hanya ditulis sekali di header, bukan sekali per objek, dan tanda kutip, kurung kurawal, serta sebagian besar tanda baca menghilang. Untuk array objek yang seragam – baris database, log, hasil pencarian, daftar produk – penghematannya besar: dalam pengujian kami dengan 100 data pelanggan, TOON membutuhkan sekitar 65% lebih sedikit token dibanding JSON terformat dan 47% lebih sedikit dibanding JSON minified. Penanda panjang [2] juga memungkinkan model dan decoder memeriksa bahwa tidak ada baris yang hilang.
Ringkasan format TOON
| Data | TOON |
|---|---|
| Field objek | name: Ada |
| Objek bersarang | address: diikuti field yang diindentasi |
| Array berisi nilai biasa | tags[3]: red,green,blue |
| Array objek dengan key yang sama | users[2]{id,name}: diikuti satu baris per objek |
| Array campuran atau bersarang | items[2]: diikuti item list - |
| String | tanpa tanda kutip, kecuali berisi delimiter, titik dua, tanda kutip, atau kurung, memiliki spasi di awal atau akhir, atau terlihat seperti angka, true, false, atau null |
Kapan JSON tetap menjadi pilihan yang lebih baik
- Data yang sangat bersarang atau tidak beraturan – jika objek memiliki key yang berbeda-beda atau berisi objek bersarang, TOON beralih ke list yang diindentasi dan penghematannya menyusut atau hilang. Dengan 20 record yang masing-masing berisi alamat bersarang dan daftar tag, TOON masih 34% lebih kecil dari JSON terformat, tetapi 12% lebih besar dari JSON minified. Konverter menampilkan kedua perbandingan ini untuk data Anda.
- Antarmuka mesin – API, function calling, dan structured output mengharapkan JSON.
- Keakraban model – model bahasa sudah jauh lebih sering melihat JSON daripada TOON; periksa kualitas jawaban dengan prompt Anda sendiri sebelum beralih.
- Payload yang sangat kecil – untuk segelintir nilai, perbedaannya bisa diabaikan.
Jumlah token diperkirakan sebagai jumlah karakter ÷ 4. Angka pastinya bergantung pada tokenizer model Anda, tetapi selisih relatifnya sudah menjadi panduan yang baik.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu TOON?
TOON (Token-Oriented Object Notation) adalah encoding ringkas dan mudah dibaca manusia untuk model data JSON, yang dirancang untuk prompt LLM. TOON menggabungkan indentasi ala YAML untuk objek dengan baris ala CSV untuk array yang seragam.
Apakah TOON lebih baik dari JSON?
Untuk mengirim data tabular atau seragam ke model bahasa, biasanya ya: token lebih sedikit dan panjang array yang eksplisit. Untuk API, penyimpanan, dan data yang sangat bersarang, JSON tetap menjadi pilihan yang lebih baik.
Bagaimana token diperkirakan?
Tool ini membagi jumlah karakter dengan empat, aturan praktis yang umum untuk teks bahasa Inggris dan kode. Jumlah pastinya bergantung pada tokenizer model Anda.
Bisakah saya mengonversi TOON kembali ke JSON?
Bisa. Ubah arah menjadi TOON → JSON; decoder memeriksa panjang array yang dideklarasikan dan melaporkan baris tempat masalah terjadi.